..:: Selamat Datang Di Aan Samudra Blog - Memberikan Berbagai Tutorial dan Artikel Menarik Lainnya ::..
Showing posts with label Download. Show all posts
Showing posts with label Download. Show all posts

Saturday, April 16, 2011

Sifat-Sifat Gelombang Optik

Pada pembahasan ini kita akan mempelajari sifat – sifat gelombang yang meliputi pemantulan, pembiasan, disperse, interferensi, difraksi dan polarisasi.
a. Pemantulan Gelombang (Refleksi Gelombang)
Pemantulan gelombang pada tangki riak, pada pemantulan ini diperoleh gelombang lingkaran yang pusatnya adalah sumber gelombang S. Gelombang pantul yang dihasilkan oleh bidang lurus juga berupa gelombang lingkaran S sebagai pusat lingkaran. Jarak S ke bidang pantul sama dengan jarak s ke bidang pantul.
Menurut Hukum Snellius, gelombang dating, gelombang pantul, dan garis normal berada pada satu bidang dan sudut dating akan sama dengan sudut pantul, seperti tampak pada gambar berikut:
Untuk gelombang dua atau tiga dimensi seperti gelombang air, kita mengenal dengan istilah sinar gelombang dan muka gelombang.
Untuk lebih jelasnya dapat didownload dibawah ini:
READ MORE - Sifat-Sifat Gelombang Optik

Tuesday, April 12, 2011

Perilaku Konsumen (Consumen Behavior)

Definisi
Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan dengan pertimbangan yang matang.
Aplikasi
Pemahaman akan perilaku konsumen dapat diaplikasikan dalam beberapa hal, yang pertama adalah untuk merancang sebuah strategi pemasaran yang baik, misalnya menentukan kapan saat yang tepat perusahaan memberikan diskon untuk menarik pembeli. Kedua, perilaku konsumen dapat membantu pembuat keputusan membuat kebijakan publik. Misalnya dengan mengetahui bahwa konsumen akan banyak menggunakan transportasi saat lebaran, pembuat keputusan dapat merencanakan harga tiket transportasi di hari raya tersebut. Aplikasi ketiga adalah dalam hal pemasaran sosial (social marketing), yaitu penyebaran ide di antara konsumen. Dengan memahami sikap konsumen dalam menghadapi sesuatu, seseorang dapat menyebarkan ide dengan lebih cepat dan efektif.
Pendekatan dalam meneliti perilaku konsumen
Terdapat tiga pendekatan utama dalam meneliti perilaku konsumen. Pendekatan pertama adalah pendekatan interpretif. Pendekatan ini menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal yang mendasarinya. Studi dilakukan dengan melalui wawancara panjang dan focus group discussion untuk memahami apa makna sebuah produk dan jasa bagi konsumen dan apa yang dirasakan dan dialami konsumen ketika membeli dan menggunakannya.
Pendekatan kedua adalah pendekatan tradisional yang didasari pada teori dan metode dari ilmu psikologi kognitif, sosial, dan behaviorial serta dari ilmu sosiologi. Pendekatan ini bertujuan mengembangkan teori dan metode untuk menjelaskan perliku dan pembuatan keputusan konsumen. Studi dilakukan melalui eksperimen dan survey untuk menguji coba teori dan mencari pemahaman tentang bagaimana seorang konsumen memproses informasi, membuat keputusan, serta pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku konsumen.
Pendekatan ketiga disebut sebagai sains marketing yang didasari pada teori dan metode dari ilmu ekonomi dan statistika. Pendekatan ini dilakukan dengan mengembangkan dan menguji coba model matematika berdasarkan hirarki kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow untuk memprediksi pengaruh strategi marketing terhadap pilihan dan pola konsumsi, yang dikenal dengan sebutan moving rate analysis.
Ketiga pendekatan sama-sama memiliki nilai dan tinggi dan memberikan pemahaman atas perilaku konsumen dan strategi marketing dari sudut pandang dan tingkatan analisis yang berbeda. Sebuah perusahaan dapat saja menggunakan salah satu atau seluruh pendekatan, tergantung permasalahan yang dihadapi perusahaan tersebut.
Roda analisis konsumen
Roda analisis konsumen adalah kerangka kerja yang digunakan marketer untuk meneliti, menganalisis, dan memahami perilaku konsumen agar dapat menciptakan strategi pemasaran yang lebih baik. Roda analisis konsumen terdiri dari tiga elemen: afeksi dan kognisi, lingkungan, dan perilaku.
Afeksi dan kognisi

Tipe respons afektif
Elemen pertama adalah afeksi dan kognisi. Afeksi merujuk pada perasaan konsumen terhadap suatu stimuli atau kejadian, misalnya apakah konsumen menyukai sebuah produk atau tidak. Kognisi mengacu pada pemikiran konsumen, misalnya apa yang dipercaya konsumen dari suatu produk. Afeksi dan kognisi berasal dari sistem yang disebut sistem afeksi dan sistem kognisi. Meskipun berbeda, namun keduanya memiliki keterkaitan yang sangat kuat dan saling memengaruhi.
Manusia dapat merasakan empat tipe respons afektif: emosi, perasaan tertentu, mood, dan evaluasi. Setiap tipe tersebut dapat berupa respons positif atau negatif. Keempat tipe afeksi ini berbeda dalam hal pengaruhnya terhadap tubuh dan intensitas perasaan yang dirasakan. Semakin kuat intensitasnya, semakin besar pengaruh perasaan itu terhadap tubuh, misalnya terjadi peningkatan tekanan darah, kecepatan pernafasan, keluarnya air mata, atau rasa sakit di perut. Bila intensitasnya lemah, maka pengaruhnya pada tubuh tidak akan terasa.
Sistem kognisi terdiri dari lima proses mental, yaitu: memahami, mengevaluasi, merencanakan, memilih, dan berpikir. Proses memahami adalah proses menginterpretasi atau menentukan arti dari aspek tertentu yang terdapat dalam sebuah lingkungan. mengevaluasi berarti menentukan apakah sebuah aspek dalam lingkungan tertentu itu baik atau buruk, positif atau negatif, disukai atau tidak disukai. Merencanakan berarti menentukan bagaimana memecahkan sebuah masalah untuk mencapai suatu tujuan. Memilih berarti membandingkan alternatif solusi dari sebuah masalah dan menentukan alternatif terbaik, sedangkan berpikir adalah aktifitas kognisi yang terjadi dalam ke empat proses yang disebutkan sebelumnya.
Fungsi utama dari sistem kognisi adalah untuk menginterpretasi, membuat masuk akal, dan mengerti aspek tertentu dari pengalaman yang dialami konsumen. Fungsi kedua adalah memproses interpretasi menjadi sebuah task kognitif seperti mengidentifikasi sasaran dan tujuan, mengembangkan dan mengevaluasi pilihan alternatif untuk memenuhi tujuan tersebut, memilih alternatif, dan melaksanakan alternatif itu.
Besar kecilnya intensitas proses sistem kognitif berbeda-beda tergantung konsumennya, produknya, atau situasinya. Konsumen tidak selalu melakukan aktifitas kognisi secara ekstensif, dalam beberapa kasus, konsumen bahkan tidak banyak berpikir sebelum membeli sebuah produk.
Proses pengambilan keputusan pembelian
Sebelum dan sesudah melakukan pembelian, seorang konsumen akan melakukan sejumlah proses yang mendasari pengambilan keputusan, yakni:
1. Pengenalan masalah (problem recognition). Konsumen akan membeli suatu produk sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapinya. Tanpa adanya pengenalan masalah yang muncul, konsumen tidak dapat menentukan produk yang akan dibeli.
2. Pencarian informasi (information source). Setelah memahami masalah yang ada, konsumen akan termotivasi untuk mencari informasi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada melalui pencarian informasi. Proses pencarian informasi dapat berasal dari dalam memori (internal) dan berdasarkan pengalaman orang lain (eksternal).
3. Mengevaluasi alternatif (alternative evaluation). Setelah konsumen mendapat berbagai macam informasi, konsumen akan mengevaluasi alternatif yang ada untuk mengatasi permasalahan yang dihadapinya.
4. Keputusan pembelian (purchase decision). Setelah konsumen mengevaluasi beberapa alternatif strategis yang ada, konsumen akan membuat keputusan pembelian. Terkadang waktu yang dibutuhkan antara membuat keputusan pembelian dengan menciptakan pembelian yang aktual tidak sama dikarenakan adanya hal-hal lain yang perlu dipertimbangkan.
5. Evaluasi pasca pembelian (post-purchase evaluation) merupakan proses evaluasi yang dilakukan konsumen tidak hanya berakhir pada tahap pembuatan keputusan pembelian. Setelah membeli produk tersebut, konsumen akan melakukan evaluasi apakah produk tersebut sesuai dengan harapannya. Dalam hal ini, terjadi kepuasan dan ketidakpuasan konsumen. Konsumen akan puas jika produk tersebut sesuai dengan harapannya dan selanjutnya akan meningkatkan permintaan akan merek produk tersebut di masa depan. Sebaliknya, konsumen akan merasa tidak puas jika produk tersebut tidak sesuai dengan harapannya dan hal ini akan menurunkan permintaan konsumen di masa depan.
Faktor-faktor yang memengaruhi
Terdapat 5 faktor internal yang relevan terhadap proses pembuatan keputusan pembelian:
1. Motivasi (motivation) merupakan suatu dorongan yang ada dalam diri manusia untuk mencapai tujuan tertentu.
2. Persepsi (perception) merupakan hasil pemaknaan seseorang terhadap stimulus atau kejadian yang diterimanya berdasarkan informasi dan pengalamannya terhadap rangsangan tersebut.
3. Pembentukan sikap (attitude formation) merupakan penilaian yang ada dalam diri seseorang yang mencerminkan sikap suka/tidak suka seseorang akan suatu hal.
4. Integrasi (integration) merupakan kesatuan antara sikap dan tindakan. Integrasi merupakan respon atas sikap yang diambil. Perasaan suka akan mendorong seseorang untuk membeli dan perasaan tidak suka akan membulatkan tekad seseorang untuk tidak membeli produk tersebut.

Sumber: Wikipedia

Untuk mendapatkan semua materinya, Anda dapat mendownload dibawah ini:
Download perilaku-konsumen-sessi-1.pdf
Download perilaku-konsumen-sessi-2.pdf
Download perilaku-konsumen-sessi-3.pdf
Download perilaku-konsumen-sessi-4.pdf
Download perilaku-konsumen-sessi-5.pdf
Download perilaku-konsumen-sessi-6.pdf
Download perilaku-konsumen-sessi-7.pdf
Download perilaku-konsumen-sessi-8.pdf
Download perilaku-konsumen-sessi-9.pdf

sumber : http://moebarak.wordpress.com/
READ MORE - Perilaku Konsumen (Consumen Behavior)

Saturday, March 26, 2011

Materi E-Marketing : E-Commerce

LAYANAN ON-LINE DALAM PEMASARAN PRODUK MELALUI INTERNET
Banyak pengamat ekonomi, konsultan manajemen, dan kaum futuris menyepakati bahwa era milenium baru ditandai dengan revolusi baru yang membawa dampak transformasional yang lebih besar dibandingkan revolusi industri. Era milenium yang juga dikenal dengan sebutan era informasi, menurut Diana (2001: 1) lebih menekankan pada mass customization dan knowledge intensive. Artinya pada era ini dimungkinkan dihasilkannya produk yang disesuaikan dengan keinginan pelanggan, dengan berbasis pada pengetahuan.
Seiring dengan lajunya pertumbuhan teknologi informasi, yang salah satunya ditandai dengan digunakannya internet sebagai media pemasaran, perusahaan-perusahaan di Indonesia juga tidak mau ketinggalan untuk terjun ke bisnis on-line. Perusahaan yang menjual produknya secara on-line menawarkan konsep baru kepada konsumen dalam berbelanja yaitu berupa kemudahan-kemudahan dalam melakukan pembelian.
Maraknya bisnis on-line ini terutama disebabkan oleh munculnya fenomena perubahan pola hidup, yang serba ingin cepat, dan semakin banyak orang yang merasa waktu yang mereka miliki sangat terbatas. Rutinitas bekerja yang dihadapi seakan membuat tidak ada lagi waktu untuk belanja. Hal ini terutama dialami oleh penduduk kota-kota besar.
Namun bukan berarti pelaksanaan bisnis on-line ini tidak menemui hambatan. Permasalahan yang dihadapi dalam mengembangkan pemasaran melalui internet di Indonesia, dapat diklasifikasikan menjadi dua golongan. Kendala yang pertama, permasalahan yang bersumber pada lingkungan eksternal, dimana perusahaan tidak dapat mengendalikannya secara langsung atau yang merupakan uncontrolable variable bagi perusahaan. Kendala-kendala tersebut adalah:
(1). Krisis ekonomi, yang menyebabkan harga komputer dan biaya telekomunikasi menjadi mahal,
(2). Kultur masyarakat Indonesia dalam membeli masih berdasarkan pada kebiasaan seeing is believing, dan
(3). Belum semua masyarakat Indonesia sadar akan teknologi informasi dan mampu menggunakan teknologi tersebut.
Kendala yang kedua adalah yang berasal dari perusahaan atau bersifat internal, sehingga diharapkan dapat dikendalikan oleh perusahaan atau yang merupakan controlable variable. Kendala yang dimaksud di sini adalah masih rendahnya kualitas pelayanan on-line yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia yang menjual barang secara on-line. Yang dihadapi calon konsumen di Indonesia adalah "lemahnya layanan". Kalau dikontak melalui e-mail, para pemilik toko virtual jarang yang menunjukkan respon tangkas. Seperti yang dikemukakan oleh Widya Latif (Kompas, 20/9/1999) dari perusahaan Webhosting Indoglobal, di toko milik orang asing, paling lambat dalam tiga jam sudah dijawab. Sebagaimana yang kita ketahui, layanan sangat berperan penting bagi kelangsungan hidup perusahaan karena dapat mempengaruhi proses pengambilan keputusan pembelian. Loyalitas konsumen hanya akan dapat dicapai jika konsumen tersebut merasa puas akan layanan yang diberikan oleh perusahaan. Berikut ini akan dibahas mengenai layanan yang diberikan oleh perusahaan yang terjun dalam bisnis on-line.

Untuk lebih jelasnya, Sobat dapat mendownload dibawah ini :
Download Materi E-Marketing

Sumber: Fak. Ekonomi Untan, Oleh : Barkah, SE, M. Si 
READ MORE - Materi E-Marketing : E-Commerce

Thursday, December 16, 2010

Contoh Proposal Usaha Bidang Jasa

Untuk menjalankan suatu usaha, tanpa disadari bahwa kita sangat membutuhkan keterampilan untuk membuat suatu proposal pengajuan pinjaman dana kepada pihak yang berkepentingan. Nah...untuk itu diperlukan sebuah kreatifitas dan keahlian didalam membuat suatu proposal dengan tujuan untuk meyakinkan si kreditur / yang akan memberikan pinjaman modal usaha kepada kita. Proposal disini diartikan sebagai bahan pengajuan yang diajukan oleh seorang debitur/ peminjamn dana usaha/ modal usaha untuk dapat diputarkan dan dikembangkan melalui usaha yang nanti dijalankannya kepada pihak kreditur/ pemberi modal usaha dalam bentuk data-data yang mendukung (gambaran umum) perusahaan atau usaha yang akan dibuatnya berupa lembar-lembar yang dapat menjadi bahan pertimbangan kreditur yang isinya membujuk, mencari perhatian dan dapat mengesankan kreditur sehingga kreditur dapat memberikan pinjama modal usahanya.
Proposal sangat dibutuhkan sekali dalam pengajuan dana, karena tanpa proposal seorang kreditur (pemberi modal usaha) akan sulit untuk memberikan pinjaman modalnya. Nah...bagaimana bentuk proposal itu sendiri?
Anda jangan bingung...Anda dapat mendownload contoh proposal klik disini:
Semoga bermanfaat untuk anda.
READ MORE - Contoh Proposal Usaha Bidang Jasa

Wednesday, December 15, 2010

Modul Pengolahan Data Barang Dengan Microsoft Access 2007

Nah, kali ini penulis ingin menyajikan beberapa bahasan tentang kegunaan dan manfaat aplikasi Microsoft Access 2007.. Salah satu kegunaan dan manfaat dari Microsoft Access 2007 ini adalah berorientasi pada database. Sangat mudah dipelajari dan diikuti oleh pemula yang baru ingin mendalami tentang Microsoft Access 2007 dan bagi pemula yang sedang berpindah versi, yaitu dari versi 2003 ke 2007. Memang agak beda sekali antara Versi 2003 dengan Versi 2007. Terutama dalam tampilan jendela awalnya. Pada Versi 2003, ada yang disebut dengan Menu Bar. Nah..pada Versi 2007 bukan disebut menu, tetapi disebut dengan istilah Ribbon.. ya..fungsinya tetap sama saja, cuma berbeda tampilan dan kayaknya lebih keren yang ini deh..(he..he...he..).
Microsoft Access 2007 juga, kelebihannya dari program database lainnya yaitu kita bisa membuat suatu database sederhana tanpa mengetikkan coding (kode program) seperti layaknya Microsoft Visual Basic, Foxpro, Delphi dan lain sebagainya. Elemen-elemen tombol yang disiapkan oleh Access 2007 sudah termasuk coding programnya, sehingga kita tidak perlu mengetikkan kode program terlalu panjang. Untuk membuat form dan reportnya juga disediakan dengan sistem wizard, dan mudah sekali untuk diterapkan.
Bagi Anda yang ingin mencoba untuk belajar sendiri, dapat didownload modulnya dibawah ini:
Download

Semoga bermanfaat
READ MORE - Modul Pengolahan Data Barang Dengan Microsoft Access 2007

Sunday, December 5, 2010

Download MP3 Kumpulan Ceramah K. H. Zainuddin M. Z.

Nama Lengkap: KH Zainuddin Muhammad Zein (M.Z.)
Tanggal Lahir :2 Maret 1951
Tempat Lahir: Jakarta, Indonesia
Agama: Islam
Pendidikan :
S1 IAIN Syarif Hidayatullah
Dr Hc Universitas Kebangsaan Malaysia
Istri :
Hj Kholilah
Anak :
1. Fikri Haikal M.Z.
2. Lutfi M.Z.
3. Kiki M.Z.
4. Zaki M.Z.
Ayah:Turmudzi
Ibu:Zainabun

KH Zainuddin MZ lahir pada tanggal 2 Maret 1951 di Jakarta. Beliau merupakan seorang pemuka agama Islam di Indonesia. Julukannya adalah "dai sejuta umat". Ia pernah menjabat sebagai ketua umum Partai Bintang Reformasi, kemudian digantikan oleh Bursah Zarnubi. Seiring pergantian tersebut, terjadilan friksi di dalam partai. Zainuddin yang pernah aktif di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kemudian dikabarkan kembali ke Partai berlambang Ka'bah itu atas tawaran Surya Dharma Ali, Ketua Umum PPP.
Dalam karyanya sebagai pemuka agama dan tokoh agama yang paling dikenal menerbitkan
beberapa ceramah islami yang sangat baik untuk didengar dan diteladani.

Untuk mendownload klik dibawah ini:
01. 8 Penyakit Rohani
02. Bila Doa Tak Terjawab
03. 10 Golongan Musuh Syaitan
04. Neraka dan Calon Penghuninya
04. Golongan Penghuni Syurga
05. Cobaan Hidup
06. Para Kekasih Allah
07. Mencari Jodoh
08. Harta Dunia
09. Dasar dan Tujuan Hidup Muslim
10. Al-Qur'an Imam Kita
11. Golongan Yang Mendapat Perlindungan Dari Allah SWT
12. Ingat Mati
13. Dusta
14. Mari Berhaji
15. Cara mendidik anak
16. Nabi Adam A. S
READ MORE - Download MP3 Kumpulan Ceramah K. H. Zainuddin M. Z.

Saturday, December 4, 2010

Modul Microsoft Word 2003

Modul ini membahas berbagai langkah untuk Anda belajar sendiri microsoft word 2003. Dalam modul ini
juga dibahas langkah-langkah dari pertama disertai dengan gambar yang mudah dipahami dan
diikuti oleh pembelajar. Contohnya adalah:
A.    Memasuki Lingkungan Microsoft Word
        Langkah yang harus dilakukan untuk memasuki Microsoft Word adalah sebagai berikut:
    1.    Klik menu Start, pilih Program atau All Programs
    2.    Pilih Microsoft Office 2003
    3.    Pilih Microsoft Office Word 2003

B.    Element-Element Microsoft Word
    1.    Menubars
            Menubars merupakan menu yang terdapat pada atas jendela microsoft word yang berupa tulisan-tulisan.
    2.    Toolbars
            Toolbars merupakan menu yang terdapat pada jendela microsoft word yang berupa icon-icon atau gambar.
    3.    Scrolbars
            Scrolbars merupakan penggulung yang terdapat pada sisi kanan dan sisi bawah microsoft word. Terdapat dua penggulung yaitu:
        a.    Vertical Scrolbars
                Vertical scrolbars merupakan penggulung yang berada pada sisi kanan yang membentuk garis vertikal
        b.    Horizontal Scrolbar
                Horizontal scrolbar merupakan penggulung yang berada pada posisi bawah yang membentuk garis melintang.
untuk lebih jelasnya, anda dapat download modulnya dibawah ini:
Download Modul
READ MORE - Modul Microsoft Word 2003

Metode Riset Untuk Bisnis dan Ekonomi

Penelitian Ilmiah
Aplikasi secara formal dan sistematis dari metode ilmiah untuk mempelajari dan menjawab permasalahan
Tujuannya
Untuk membuat penjelasan, menyusun prediksi, serta mengendalikan fenomena yang terjadi di dalam suatu batasan yang ditentukan
Karakteristik metode ilmiah
Kritis dan analisis: Mendorong suatu kepastian dan proses penyelidikan untuk mengidentifikasi masalah dan metode untuk mendapatkan solusinya
Logis: Merujuk pada metode argumentasi ilmiah. Kesimpulan secara rasional diturunkan dari bukti-bukti yang ada.
Objektif: Hasil yang diperoleh ilmuwan yang lain akan sama apabila studi yang sama dilakukan pada kondisi yang sama.
Konseptual dan teoritis: Ilmu pengetahuan mengandung arti pengembangan struktur konsep dan teoritis untuk menuntun dan mengarahkan upaya penelitian.
Empiris: Bersandar pada realitas.
Sistematis: Memiliki prosedur yang cermat dan mengikuti aturan  tertentu yang baku
Untuk lebih jelasnya tentang materi ini, anda dapat mendowonlod dibawah ini:
Download
       
READ MORE - Metode Riset Untuk Bisnis dan Ekonomi

Saturday, November 27, 2010

Modul Bahasa Indonesia

Contoh Alenia Deduktif-
Kebudayaan dapat dilihat dari dua sisi, yaitu kebudayaan fisik dan kebudayaan nonfisik. Kebudayaan fisik cukup jelas karena merujuk pada benda-benda. Kebudayaan nonfisik ada yang berupa pemikiran dan ada yang berupa wujud tingkah laku. Adapun contoh hasil kebudayaan fisik di antaranya adalah patung, lukisan, rumah, bangunan, mobil, dan jembatan. Contoh kebudayaan yang berupa pemikiran adalah aliran filsafat, pengetahuan, ideologi, etika, dan estetika. Hasil kebudayaan yang berwujud tingkah laku di antaranya adalah sikap, kebiasaan, adat istiadat, belajar, tidur, bertani, bahkan berkelahi.
Contoh Alenia Induktif -
Yang dimaksud dengan kebudayaan fisik cukup jelas karena merujuk pada benda-benda. Kebudayaan nonfisik ada yang berupa pemikiran dan ada yang berupa wujud tingkah laku. Adapun contoh hasil kebudayaan fisik di antaranya adalah patung, lukisan, rumah, bangunan, mobil, dan jembatan. Contoh kebudayaan yang berupa pemikiran adalah aliran filsafat, pengetahuan, ideologi, etika, dan estetika. Hasil kebudayaan yang berwujud tingkah laku di antaranya adalah sikap, kebiasaan, adat istiadat, belajar, tidur, bertani, bahkan berkelahi. Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa kebudayaan dapat dilihat dari dua sisi, yaitu kebudayaan fisik dan kebudayaan nonfisik.

Untuk Anda yang ingin mendalami Matari Pelajaran Bahasa Indonesia, anda dapat mendownload dibawah ini:
1. Alenia.ppt
2. CATATAN KAKI DAN BIBLIOGRAFI.ppt
3. Fungsi Bahasa.ppt
4. Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia.ppt
5. Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk.ppt
6. Kutipan.ppt
7. Penalaran Induktif.ppt
8. Pilihan Kata atau Diksi.ppt
9. Resensi.ppt
10.Presentasi dan Pidato.ppt

Semoga bermanfaaat
Sumber: Legina Lestari (Dosen Bahasa Indonesia - AKUB)
READ MORE - Modul Bahasa Indonesia

Wednesday, November 3, 2010

Aplikasi Pengolahan Data Laporan Penerimaan Bulanan Pada CV Pacira Taxi Pontianak Dengan Visual Foxpro 6.0

Pengolahan data laporan penerimaan bulanan pada perusahaan jasa transportasi Pacira Taxi Pontianak merupakan suatu tahapan dimana antara matari akuntansi dan materi komputer digabungkan yang terbentuk dalam satuan database menggunakan aplikasi Microsoft Visual Foxpro 6.0. Dalam pengolahan datanya, penulis mengambil sumber dan data yang berkaitan dengan data pengirim, data penerima, data transaksi pengiriman, data penyewaan mobil, dan data penumpang. Dengan adanya data tersebut, penulis membuat masing-masing tabel yang merupakan bagian dari suatu database pengolahan ini.
Langkah yang diambil oleh penulis dalam membuat laporan penerimaan ini adalah diawali dengan pembuatan project. Adapun projectnya diberi nama “Pacira”. Setelah pembuatan project selesai, penulis melanjutkan pada pembuatan Database yang diberi nama “Pacira” juga. Setelah project dan database telah dibuat, langkah yang selanjutnya adalah dengan membuat tabel-tabel dari masing-masing sumber data yang ada. Kemudian dilanjutkan dengan pembuatan formulir-formulir berdasarkan tabel yang telah dibuat dengan tujuan untuk media input dan datanya akan masuk dalam tabel yang telah dibuat tadi. Data yang telah masuk dapat dilihat dengan menggunakan laporan-laporan dari masing-masing tabel tadi yang penulis sajikan dalam bentuk kertas tampilan yang juga dapat diprint (print layout). Setelah akhir bulan dari hasil input data tadi yang akan menghasilkan pendapatan , sedangkan pembebanan diinput manual kemudian akan dibuat suatu laporan penerimaan bulanan yang berupa laporan laba/ rugi periode bulanan. Untuk menjalankan aplikasi ini dibutuhkan suatu menu utama agar para pemakai (user) menjadi lebih mudah dalam mengaplikasikannya. Untuk itu penulis juga menyajikan semua program yang telah dibuat dalam suatu formulir menu utama. Formulir menu utama ini mencakup seluruh formulir-formulir input tadi sehingga mudah digunakan.
Bagi Anda yang ingin mendownload filenya, klik dibawah ini:
01. Kata Pengantar
02. Bab I Pendahuluan
03. Bab II Gambaran Umum Perusahaan
04. Bab III Pembahasan
05. Bab IV Penutup
06. Lampiran
READ MORE - Aplikasi Pengolahan Data Laporan Penerimaan Bulanan Pada CV Pacira Taxi Pontianak Dengan Visual Foxpro 6.0

 
Dibuat Oleh: Aan Samudra